[hfe_template id='3739']

Digitalisasi LPD Pukuh Kunci Peningkatan Kinerja LPD dan Kepercayaan Krama

LPD PUKUH – Kini nasabah LPD Pukuh dapat melakukan transaksi pembelian dan pembayaran berbagai layanan melalui gawai menggunakan aplikasi m-Pise Digital. Layanan ini sebagai wujud komitmen LPD Pukuh untuk memberikan layanan lebih optimal untuk nasabahnya.

Secara kinerja LPD yang terletak di Kabupaten Bangli ini berhasil mencatatkan peningkatan pertumbuhan aset pada tahun buku 2025. Dari aset tahun sebelumnya sebesar Rp3,3 miliar tahun ini meningkat menjadi Rp3,8 miliar. Laba yang diperoleh LPD Desa Adat Pukuh pada tahun buku 2025 sekitar Rp125 juta.

“Pertumbuhan ini tidak lepas dari kepercayaan masyarakat yang terus meningkat kepada LPD, serta upaya kami dalam memperbaiki sistem pelayanan termasuk memanfaatkan teknologi,” ujar Pemucuk Desa Adat Pukuh, I Nengah Budiartana di Kantor LPD Desa Adat Pukuh, Kamis (12/3/2026).

Turut Membangun Pelestarian Desa Adat

Telah menjadi ketetapan dalam regulasi bahwa LPD memberikan keuntungannya sebesar 20% untuk desa adat. Selain itu LPD memberikan 5% dari keuntungannya untuk dana sosial di desa adat. Total sumbangan keuntungan LPD untuk desa adat sebesar 25%, dan pada tahun 2025 LPD Pukuh memberikan sumbangan sebesar Rp25,1 juta ke Desa Adat Pukuh.

Selain itu, LPD juga memberikan dukungan terhadap pelaksanaan upacara keagamaan di Pura Kahyangan Tiga, salah satunya setiap ada wali ageng di desa adat. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk subsidi biaya upacara berupa daging babi satu ekor setiap tahun, dengan nilai anggaran setara sekitar Rp15 juta.

“LPD tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap desa adat, termasuk mendukung kegiatan adat dan keagamaan,” tutur Budiartana menambahkan.

Digitalisasi Kunci Keberlanjutan LPD

Untuk menindaklanjuti komitmen pelayanan terhadap nasabah LPD Pukuh akan melakukan sosialisasi untuk edukasi nasabah dalam rangka implementasi layanan digital di LPD.

Digitalisasi layanan ini salah satunya bertumpu pada kesadaran nasabah untuk menggunakan layanan digital LPD dengan aplikasi m-Pise Digital. Dengan kultur nasabah LPD yang belum terbiasa menggunakan layanan ini edukasi menjadi kuncinya.

“Kami akan lebih gencar melakukan sosialisasi kepada nasabah agar mereka mulai menggunakan aplikasi m-Pise Digital. Dengan begitu layanan akan semakin mudah dan cepat,” ujar Budiartana.

Lebih lanjut Budiartana berharap kepada masyarakat Desa Adat Pukuh semakin percaya memanfaatkan layanan LPD. LPD sebagai lembaga ekonomi desa adat berkomimen menunjang kegiatan ekonomi agar lebih produktif dan berkelanjutan.

[hfe_template id='3748']